Siapa sih yang belum pernah melewati jalur drive-thru? Duduk manis di dalam mobil, pesan makanan lewat speaker, bayar di jendela, dan langsung ambil pesanan tanpa turun dari kendaraan. Tapi tahukah kamu bahwa sistem drive-thru bukan hanya soal kenyamananâini adalah mesin pencetak omzet yang luar biasa!
đ Awal Mula Drive-Thru: Dari Amerika ke Indonesia
Drive-thru pertama di dunia muncul pada tahun 1947 di Amerika Serikat, namun yang benar-benar mempopulerkannya adalah McDonaldâs sejak tahun 1975. Di Indonesia sendiri, McDonaldâs Pondok Indah adalah pelopor layanan drive-thru, dibuka pada tahun 1991.
Sejak itu, restoran seperti KFC, Starbucks, bahkan minimarket seperti Indomaret pun ikut-ikutan menghadirkan layanan serupa.
đ° Apa Bedanya Omzet Sebelum dan Sesudah Drive-Thru?
Inilah yang bikin menarik. Layanan drive-thru ternyata bukan cuma gaya hidup modernâtapi strategi bisnis yang sangat menguntungkan.
đ Data Global
- Di Amerika, 70â95% pendapatan McDonaldâs berasal dari jalur drive-thru.
- Banyak restoran cepat saji kini bergantung pada drive-thru untuk menjaga omzet tetap tinggi, terutama sejak pandemi.
đ Contoh di Indonesia
McDonaldâs Indonesia (di bawah PT Fast Food Indonesia) tidak secara langsung memisahkan omzet dari drive-thru dalam laporan resminya. Tapi, fakta bahwa sebagian besar gerainya punya drive-thru menunjukkan seberapa besar kontribusinya.
đ Kenapa Drive-Thru Bisa Naikkan Omzet?
Berikut beberapa alasannya:
| Alasan | Dampak |
|---|---|
| đ¨ Pelayanan Lebih Cepat | Bisa layani lebih banyak pelanggan per jam |
| đ Tidak Perlu Turun Mobil | Orang lebih suka beli tanpa repot |
| đ Upselling Otomatis | Menu digital & promosi dorong belanja lebih banyak |
| â° Efisiensi Waktu | Cocok untuk jam sibuk dan orang yang buru-buru |
| đŞ Daya Jangkau Lebih Luas | Bisa buka di lokasi dengan akses jalan ramai |
Bahkan beberapa restoran seperti Chick-fil-A di AS sengaja membangun dua hingga tiga jalur drive-thru untuk meningkatkan volume pelanggan.
đŽ Apa Artinya Buat Bisnis?
Kalau kamu punya usaha kuliner, mungkin ini waktunya bertanya:
âBisakah konsep drive-thru diterapkan di bisnis saya?â
Tidak harus seperti McD atau KFC. Banyak brand lokal kini bereksperimen dengan:
- Pick-up di mobil (drive-in)
- Pre-order via aplikasi lalu ambil di mobil
- Konsep makan di mobil saat parkir
â Kesimpulan
Drive-thru bukan hanya tren gaya hidup. Ini adalah strategi penjualan yang terbukti meningkatkan omzet secara drastis. McDonaldâs dan restoran cepat saji lain sudah membuktikannya, bahkan menyebut bahwa drive-thru adalah tulang punggung pemasukan mereka.
Jadi, saat kamu melihat antrian mobil mengular di drive-thru McD atau KFC, jangan cuma berpikir âwah laris bangetââtapi juga bayangkan berapa miliaran rupiah omzet yang mengalir dari balik jendela kecil itu.
Kalau kamu tertarik buka usaha makanan dan ingin menjangkau pelanggan yang sibuk, mungkin drive-thru atau sistem sejenis bisa jadi ide masa depan untuk bisnis kamu. Siap melaju?
Eksplorasi konten lain dari Goonung
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Compelling read
SukaDisukai oleh 1 orang
thanks
SukaSuka